Abon Lele 02

Pelatihan Membuat Abon Lele

Ikan merupakan salah satu bahan pangan sumber protein hewani (ikan) yang banyak disukai dan dikonsumsi masyarakat. Hal ini disamping karena relatif murah harganya dan mudah mendapatkannya serta nilai gizinya yang cukup tinggi yang dapat menjaga stabilitas dan kesehatan tubuh, juga dapat meningkatkan kecerdasan otak pada anak. Namun ikan sangat cepat sekali mengalami proses kemunduran mutu yang mengarah kepada pembusukan. Oleh karena itu pengawetan dan pengolahan ikan yang baik sangat diperlukan. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan nelayan, masyarakat pada umumnya, dan dapat pula memenuhi kebutuhan protein ikan bagi masyarakat konsumen yang jauh dari daerah produsen ikan segar, serta dapat mengendalikan over produksi ikan segar yang pada umumnya terjadi ketika musim ikan. Pengolahan ikan merupakan suatu cara pengawetan ikan yang sudah sangat lama dikenal dan dilakukan oleh masyarakat. Usaha pengolahan ikan yang dilakukan oleh masyarakat nelayan di daerah pesisir pantai dan pulau-pulau kecil pada umumnya menggunakan teknologi yang sangat sederhana yang diwariskan secara turun-tenurun dari para pendahulunya, dengan modal dan skala usaha yang sangat terbatas serta lebih bersifat subsisten.

Abon adalah salah satu produk pangan olahan tradisional yang telah cukup lama dikenal oleh masyarakat. Pada umumnya abon dibuat dari daging sapi dan daging hewan yang lain. Abon yang bahan bakunya dari ikan akhir-akhir ini juga telah banyak beredar di pasaran, terutama terbuat dari ikan tuna, ikan tenggiri, ikan cakalang, ikan caranx atau jenis-jenis ikan yang lain. Produk olahan abon ikan merupakan salah satu alternatif pengembangan dan diversifikasi olahan hasil perikanan yang cukup potensial untuk dikembangkan terutama di daerah. Prospek yang cukup bagus, disamping karena teknologinya sederhana juga memiliki pangsa pasar yang cukup luas baik pasar domestik maupun pasar internasional.

Abon ikan mengandung komponen gizi cukup tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. komponen gizi abon ikan tersebut tergantung jenis, ukuran dan umur ikan. Abon ikan mengandung protein cukup tinggi dan berkualitas. Kandungan protein tersebut tersusun dari asam-asam amino esensial yang cukup lengkap yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, sebagai zat pembangun,bersama glukosa dan komponen lain mampu meningkatkan kecerdasan otak pada anak. Disamping itu produk olahan abon ikan ini mengandung beberapa vitamin yang juga dibutuhkan oleh tubuh,seperti vitamin A dan D, serta kaya akan mineral seperti fosfor (P) sebagai unsur penting bagi sel dan metabolisme tubuh, zat besi (Fe) diperlukan oleh hemoglobin dalam darah, kalsium (Ca) yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Ikan laut pada umumnya kaya Iodium (I) yang kadarnya lebih tinggi dibanding dengan hewan darat (ternak). Disamping itu juga mengandung Selenium (Sn), menurut para ahli, dalam tubuh kita unsur ini (Sn) bersama vitamin E berfungsi pula sebagai antioksidan dan memperlancar proses metabolisme tubuh serta memperlancar proses regenerasi sel-sel kulit, sehingga kulit kita menjadi lebih halus dan kencang.

Proses pengolahan abon ikan dapat dilakukan hanya dengan teknologi yang sederhana, diolah dengan cara pengukusan dan penggorengan. Abon ikan yang bermutu tinggi berasal dari bahan baku yang baik dengan proses pengolahan yang benar. Urutan proses pengolahan abon ikan antara lain sebagai berikut; setelah ikan segar dibersihkan dan disiangi, dipotong-potong dan dicuci bersih, kemudian dikukus (satu jam), lalu ditiriskan, tulang dan duri ikan dibuang, selanjutnya daging ikan ditumbuk pelan-pelan hingga berupa serat-serat halus (sayatan). Pemasakan abon ikan. Daging ikan yang berupa serat-serat halus tersebut dimasukkan sedikit-demi sedikit kedalam santan mendidih beserta bumbu-bumbu tersebut dan api dikecilkan untuk menjaga santan tetap dalam keadaan mendidih.Pemasakan ini disertai dengan pengadukan secara terus-menerus hingga abon menjadi kering dan berwarna coklat. Penirisan abon. Abon ikan yang baru dimasak tersebut kemudian ditiriskan dan dibungkus dalam kain blacu yang bersih selanjutnya diperas biasa atau dipres dengan alat pengepres untuk mengurangi kadar minyaknya, dan minyak yang keluar ditampung. Selanjutnya adalah pengemasan abon lele yang sudah jadi.

Bahan untuk membuat resep abon ikan lele

  • 4 kg Ikan Lele
  • 100 gram Gula Merah, serut halus
  • 4 Butir Kelapa dijadikan santan
  • 20 butir Bawang Merah
  • 12 siung Bawang Putih
  • 2 sdm Ketumbar
  • 100 gram Cabai Merah
  • 6 lembar daun salam
  • Garam secukupnya
  • minyak goreng untuk menggoreng

Cara membuat resep abon ikan lele

  1. Bersihkan ikan lele sampai benar-benar bersih
  2. Kukus ikan lele hingga matang ( ± 1 jam )
  3. Pisahkan daging ikan lele dengan durinya, kemudian hancurkan atau lumatkan daging ikan lele sampai halus
  4. Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar dan cabai merah hingga benar-benar lembut
  5. Goreng bumbu yang telah dihaluskan sampai harum, kemudian tuangkan santannya aduk terus dampai mendidih
  6. Tuangkan daging lele yang telah dicabik-cabik
  7. Aduk terus sampai matang dan kering

Kegiatan Pelatihan Membuat Abon Lele dilaksanakan pada hari jum’at , tanggal 26 Mei 2017 mulai pukul 07.00 WIB dan bertempat di Stadion Banyuangga Jl. Panjaitan Kota  Probolinggo. Peserta berjumlah 50 orang yang merupakan istri dari nelayan. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kota probolinggo pada umumnya dalam mengolah hasil – hasil perikanan khususnya olahan lele  menjadi berbagai macam produk yang bernilai ekonomis tinggi sehingga nantinya bisa menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga mereka.

 

Praktek membuat abon lele

 

Abon lele

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *