Cover Tanggo

Malam Silaturrahim Komunitas Perikanan Kota Probolinggo (MASIKOM TANGGO)

Pelaksanaan kegiatan Malam Silaturrahim Komunitas Perikanan Kota Probolinggo dilaksanakan pada hari Senin, 4 Desember 2017 di Gedung Islamic Center Jalan Basuki Rahmat Kota Probolinggo. Kegiatan Pelaksanaan Malam Silaturrahim Komunitas Perikanan Kota Probolinggo dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha perikanan agar lebih mengenal dan menyambung tali silaturrahim guna membangun jejaring dan kerjasama dalm pengembangan usaha. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan Peraturan Walikota Nomor 100 tahun 2017 tentang Kebijakan Kota Ramah Ikan (K’Rami). Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perikanan berupaya meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat kota Probolinggo mengejar target nasional sebesar 40 kg/kapita/tahun. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode Talkshow, menampung aspirasi dan sajian hiburan ludruk.

Kegiatan ini diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari 150 orang peserta dan 50 orang undangan kepala OPD di lingkungan pemerintah Kota Probolinggo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Walikota Probolinggo beserta jajaran FKPD Kota Probolinggo. Peserta kegiatan ini terdiri pelaku usaha perikanan (nelayan, pembudidaya, dan pengolah pemasar hasil perikanan), para lurah, pihak swasta, perusahaan, perbankkan, sekolah, pondok pesantren dan beberapa komunitas peduli lingkungan.

Narasumber dalam Malam Silaturrahim Komunitas Perikanan Kota Probolinggo ini adalah Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri Kota Probolinggo) yaitu Indi Eko Yanuarto, ST, MM. Pada kesempatan ini, narasumber menyampaikan infoemasi dan motivasi kepada pelaku usaha perikanan untuk lebih semangat, terus berinovasi dalam pengembangan usaha. Kadin akan berupaya memfasilitasi dalam kegiatan pemasaran produk hasil perikanan yang dihasilkan oleh UKM binaan dinas Perikanan baik pasar lokal maupun luar daerah pada kegiatan pameran produk unggulan daerah. Ketua KADIN juga menyampaikan, Potensi sumber daya ikan di Kota Probolinggo sangatlah tinggi sehingga diperlukan adanya usaha yang mengarah pada perbaikan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan dan pembudidaya dengan melestarikan sumberdaya laut dan pemanfaatan secara berkelanjutan. Kiat – kiat khusus untuk memajukan potensi sumber daya ikan di Kota Probolinggo   antara lain:

  1. Perlunya kerjasama semua pihak untuk bersinergi dalam pengadaan bahan baku, pengolahan dan pemasaran produk.
  2. Perlunya Display / tempat khusus produk perikanan sehingga Kota Probolinggo mempunyai produk unggulan daerah.
  3. Perlunya studi untuk belajar mengamati, meniru dan memodifikasi diversifikasi produk perikanan.
  4. Memperluas jangkauan pemasaran dengan membangun jaringan.
  5. Membangun jejaring sehingga produk perikanan mempunyai daya saing tinggi.

Pada kesempatan ini, juga diberikan apresiasi/penghargaan K’rami yaitu dari katagori Kantor ramah Ikan dan Komunitas ramah ikan. Adapun PENGHARGAAN / APRESIASI K’RAMI sebagai berikut:

PENGHARGAAN KANTOR RAMAH IKAN

Diberikan kepada opd yang melaksanakan surat edaran walikota probolinggo nomor 523/427/425.108/2017 tahun 2017 tentang pembuatan kolam buis beton

Berdasarkan pemantauan tim dinas perikanan, 3 opd ini secara aktif tebar – panen ikan  pada kolam ikan, baik kolam terpal, kolam tanah, dan kolam buis beton

Penghargaan kantor ramah ikan diberikan kepada :

  1. KECAMATAN MAYANGAN
  2. DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
  3. KELURAHAN KEBONSARI KULON

 

PENGHARGAAN KOMUNITAS RAMAH IKAN

Diberikan kepada komunitas / tokoh pelaku usaha perikanan (nelayan, pembudidaya, dan pengolah hasil perikanan) sebagai promotor komunitas ramah ikan, kriteria komunitas tokoh k’rami :

  1. Sudah melakukan point-point tujuan kebijakan K-RAMI sesuai PERWALI
  2. Sudah melakukan usaha kegiatan perikanan minimal 10 tahun
  3. Berperan aktif pada kegiatan usaha perikanan baik dilingkungan sendiri atau lingkup wilayah Kota Probolinggo.
  4. Berperan aktif pada kegiatan sosialisasi dan promosi mengenai perikanan

Penghargaan komunitas ramah ikan diberikan kepada :

  1. Arifin (nelayan)
  2. Samsul arifin (pembudidaya)
  3. Maria utami (pengolah produk hasil perikanan)

Kegiatan Masikom tango berjalan dengan lancar, sampai dengan akhir acara, sharing dan diskusi antar pelaku usaha perikanan terkait pengembangan usaha dan pemberian informasi tentang Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 100 tahun 2017  berjalan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *